Sakit kepala merupakan sebuah hal yang wajar dialami oileh sebagian orang, sakit kepala adalah sebuah keadaan dimana anda mengalami rasa nyeri yang terdapat dibagian kepala dengan jangka waktu yang singkat, sedang atau bahkan berhari-hari. Perlu diketahui setiap sakit kepala atau saat nyeri kepala bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang dapat mempengaruhi durasi dan jangka waktu nyeri kepala yang dialami. Adapun beberapa jenis sakit kepala dan penyebab sakit kepala diantaranya

  • Migrain

Migraine merupakan sebuah jenis sakit kepala yang terdapat pada salah satu sisi kepala. Para penderita migraine biasanya mengalami beberapa gejala diantarnya, mual, muntah dan lebih sensitive terdapat suara bising. Sakit kepala migraine biasanya sampai beberapa jam atau bahkan beberapa hari. Migrain bisa terjadi karena beberapa faktor diantaranya, tidur tidak teratur, kelelahan, mengkonsumsi alcohol dan mengkonsumsi rokok. Jika anda terkena migraine anda bisa melakukan hal sederhana dengan cara memijat dengan lembut pada titik tertentu seperti bahu, pelipis, leher, dan kepala dengan durasi sampai 30 menit. Akan tetapi jika tidak kunjung meredah, anda bisa mengkongsumsi paracetamol untuk meredahkan sakit kepala tersebut. Paracetamol merupakan sebuah obta penurun demam yang juga dapat meredahkan nyeri, jadi bisa dipakai dalam meredahkan nyeri saat sakit kepala. Namun, ketika hendak mengkonsumsi pastikan anda melihat aturan pakai yang terdapat pada kemasan atau dengan melakukan konsultasi kepada dokter.

  • Cluster

Cluster adalah sebuah sakit kepala yang hampir mirip dengan migraine. Cluster hanya menyerang pada satu sisi kepala, akan tetapi cluster lebih menyerang pada belakang mata atau area disekitar mata. Para penderita cluster biasanya akan merasakan gejala sakit kepala sebagian dengan durasi 15 -30 menit. Adapun beberapa penyebab cluster diantaranya, terlalu kebiasaan merokok, minum akhakol dan faktor usia. Akibat dari penyakit cluster adalah mata akan bengkak dan merah, serta dapat menyebabkan mata menjadi lebih berair. Bahkan tidak jarang penderita cluster sering terbangun saat sedang tidur karena rasa sakit yang sudah tak tertahankan.